Komunitas Muslim di Inggris berencana untuk meluncurkan
kampanye larangan mengkonsumsi kurma Israel selama bulan Ramadhan menentang
pendudukan “Israel” di wilayah Palestina, lansir Muslims Today pada Senin
(8/7/2013).
Kampanye ini menyarankan umat Islam untuk memboikot kurma
“Israel” yang diproduksi di pemukiman Yahudi di Tepi Barat yang diduduki dan Jordan
Valley mulai Jumat 21 Juni – kira-kira dua minggu sebelum Ramadhan.
Hampir setengah dari para pemukim Yahudi menanam kurma di
Jordan Valley, wilayah perkebunan yang paling menguntungkan, yang memberikan
kontribusi signifikan terhadap kelayakan ekonomi mereka.
Asosiasi Muslim Inggris (MAB) menyatakan akan mengadakan
aksi hari nasional melawan penjajahan “Israel”.
“Kami ingin menarik perhatian semua orang dengan kampanye
‘Periksa Label nya – Boikot Kurma Israel’ dengan mengadakan sebuah aksi hari
nasional,” kata MAB dalam sebuah pernyataan.
Kegiatan-kegiatan tersebut meliputi distribusi selebaran
di halaman masjid-masjid setelah Shalat Jumat dan memasang poster di [dekat]
masjid dan toko-toko lokal.
Mereka juga akan mendata supermarket besar yang menjual
kurma “Israel”, di mana beberapa dari kurma-kurma tersebut, seperti Asda,
Sainsbury, Marks & Spencer, Waitrose dan Tesco dilabeli produk kurma
“Israel”.
Kampanye melawan penjajahan “Israel” didukung oleh lebih
dari 20 organisasi, termasuk Friends of Al-Aqsa dan Palestine Solidarity
Campaign, kelompok anti-”Israel” terbesar di Inggris dan Eropa.
Kuantitas besar produk “Israel” adalah kurma Medjoul,
yang tumbuh di pemukiman ilegal “Israel” di Tepi Barat yang diduduki dan Jordan
Valley.
“Membeli kurma-kurma ini akan berarti bahwa uang Anda
akan turut mendukung pencurian tanah rakyat Palestina dan penindasan rakyat
Palestina,” tegas MAB.
“Israel” mengklaim pemboikotan ini akan merugikan warga
Palestina yang bekerja di wilayah pemukim Yahudi.
Para aktivis MAB pun menyanggah dan memaparkan bahwa
warga Palestina yang bekerja di sana mendapatkan upah yang sangat sedikit.
Berdasarkan Kampanye Boikot “Israel” di Inggris, lebih
dari 50 persen kurma Medjoul dunia diproduksi di wilayah Palestina yang diduduki
“Israel” dan 60 persen dari kurma-kurma pemukiman ilegal “Israel” ditanam di
perkebunan di Lembah Yordan. Hanya dari produksi kurma di wilayah yang mereka
curi dan duduki, “Israel” mendapat keuntungan sebesar $ 265.000.000 pada tahun
2011. (knrp/sinai)
Sumber:
http://www.dakwatuna.com/2013/07/11/36577/muslim-inggris-boikot-kurma-israel/#ixzz2Yj2Qx6xI
