by @Yukosiswanto
Islam Ahlus sunah wal Jama'ah - Yogyakarta
Mursi pernah meyakinkan Dewan Pembina Komite bahwa ia
menentang gelombang Syiah di Mesir.
Maka Ulama Syiah Irak bernama Murtadho Al-Quzwaeni dalam
khutbahnya mendoakan kematian kepada Mursi.
Bisa jadi kejatuhan Mursi (mungkin) satu2nya Presiden yg
hafal Al Qur'an 30 Juz, akibat ulah Syiah, Yahudi, dan lagi2 Amerika
Laknatullah.
Dengan kejatuhan Mursi, Mesir tidak akan pernah damai,
tidak akn pernah tentram... Sampai kapanpun akan terjadi konflik perebutan
kekuasaan.
Begitu jahatnya Syiah dan Yahudi yg tentunya dibackingi
Amerika Laknatullah, hingga mampu menghasut rakyat dan militer tuk jatuhkan
Mursi.
Apa kekurangan Presiden Mursi ? Beliau seorang Muslim yg
ta'at, hafidz Al Qur'an. Beliau adalah pemimpin yang ideal.
Saya nggak peduli proses terpilihnya Mursi. Lewat
Demokrasi atau lewat Majelis Syuro, tetapi dukungannya kepada Hamas harus
dibanggakan.
Saya nggak peduli Mursi dari IM atau dari manapun dia,
tetapi perlawanannya kepada Yahudi dan Syiah harus diakui kehebatannya.
Bagi saya Mursi adalah PAHLAWAN... Semoga muncul Mursi2
baru yg berani secara terang2an melawan Yahudi dan Syiah.
Muhammad Mursi, atau lengkapnya Muhammad Mursi ‘Isa
al-Ayyat, lahir di Provinsi Syarqiya. Dia adalah figur pemimpin yang sederhana.
Mursi sang penghafal Al Qur'an, merupakan orang yang
sederhana, banyak canda dan tawa, serta memiliki senyum lebar.
Mursi tetaplah orang yang tegas. Dan, itu ditunjukkanya
dalam menghadapi militer, setelah dia terpilih menjadi presiden.
Dalam pidato di Universitas Kairo, beberapa jam setelah
dilantik, Mursi mengingatkan militer untuk kembali ke barak.
Kesederhanaan Mursi, antara lain terlihat pada rumahnya
yang biasa saja, dan tak lebih baik dibanding rumah-rumah di sekitarnya.
Pada bagian atapnya terlihat menonjol besi-besi cor, yg
sengaja disiapkan untuk ditingkat bila diperlukan, atau kalau ada uang.
Subhanallah.
Kata Mursi : "Kita tidak menginginkan presiden
tinggal di sebuah planet, sementara rakyat tinggal di planet lain,”
Selepas kemenangan sebagai Presiden Mesir yang baru,
Mursi telah membuat beberapa keputusan yang mampu direnungi dan dicontoh antara
lain :
1- Dr.Muhammad Mursi menyarankan agar tidak diadakan
perayaan besar-besaran menyambut kemenangannya.
2- Dikatakan Dr.Muhammad Mursi ingin menyerahkan
keseluruhan gaji Presidennya kepada pembangunan negara.
3- Dr.Muhammad Mursi enggan menemui wakil negara Iran
untuk mendukung mereka terhadap pembunuhan massal rakyat Syria.
Sekali lagi.. Bagi saya Mursi adalah PAHLAWAN.. Saya
nggak peduli dia dari IM, Demokrasi, atau apapun namanya, dia tetap PAHLAWAN.
Kepemimpinan Mursi mengingatkan kita kepada kepemimpinan
Abu Bakar, Umar, Utsman, dan Ali. Hanya proses cara terpilihnya yg berbeda.
Proses cara terpilihnya lewat Demokrasi tidak lantas
menghukumi Mursi bukan Pemimpin kaum Muslimin. Hanya orang kerdil yg katakan
demikian.
Pemilih Mursi Mayoritas Umat Islam, dan mereka memilih
Pemimpin yang tepat. Yaitu Pemimipin Islam, Hafidz Al Qur'an, sederhana, dan
berani.
APAKAH KETIKA SAYA SIMPATI KEPADA MURSI KEMUDIAN SAYA DI
TAHDZIR DAN DI HAJR (BOIKOT) ? Silahkan saja.. Saya hny sampaikan uneg2 saya.
APAKAH KETIKA SAYA SIMPATI KEPADA MURSI KEMUDIAN
DIKATAKAN "ANTUM BUKAN SALAFY ?" Saya nggak peduli dengan perkataan
orang2 tsb.
Salafy tidak akan melakukan kudeta, memberontak, ataupun
menggulingkan Pemimpin kaum muslimin yang SAH !
Sungguh Jasa Mursi sangat luar biasa.. Beliau memberikan
akses terbuka kepada relawan untuk membantu muslimin di Suriyah yg dibantai
Syiah.
Jadi kalau saya simpati kepada DR. Muhammad Mursi, lalu
ada yang mengatakan, "ANTUM BUKAN SALAFY" saya nggak peduli dng vonis
tersebut.
Salafy sebuah manhaj, metode beragama dalam mengikuti
generasi Salaf. Simpati saya kepada Mursi sudah saya paparkan sebelumnya.
Apa kemudian saya dikeluarkan dari Salafy? Saya nggak
pernah merasa mendaftarkan diri jadi anggota Salafy, dan Salafy bukan
Organisasi.
Sesungguhnya sesama Muslim adalah bersaudara. Masing2 pny
metode dan cara berbeda dalam dakwah. Tapi tujuannya satu; Menyembah Allah.
Sehingga tersadar bagi saya, bahwa semua hanya mengajak
manusia untuk menyembah Allah dan tidak menyekutukan-Nya.
Kalau masing2 merasa bangga dengan golongannya sendiri,
maka kekuatan itu akan rapuh, dan mudah dicerai beraikan. Mudah diadu domba.
Lemahnya umat Islam dikarenakan masing2 kelompok merasa
bangga dengan kelompoknya sendiri. Kelompok lainnya dihukumi bathil dan sesat.
Saya nggak munafik.. Ada kelompok Salafy yang merasa
paling Salafy sendiri, sedangkan lainnya di tahdzir Sururi, dan yg lainnya
hizbiyin.
Kalau saling mentahdzir, dan merasa paling benar, sungguh
secara tidak sadar dia sendiri justru terjerumus dalam hizby dan eksklusif.
Kekuatan dalam dakwah harus dibangun dengan persatuan.
Tanpa persatuan ibarat sapu lidi yg tercerai berai. Lemah dan gampang patah.
*https://twitter.com/Yukosiswanto
